Loading...
Sunday, October 22, 2006

cerita mudik # 1

suasana mudik h-2 menjelang lebaran di jalan raya kalimalang sekitar pukul 23:00


Tradisi mudik di lebaran sepertinya udah biasa kita tahu menjelang hari raya. Seperti juga tahun-tahun sebelumnya pemandangan mudik yang riuh ramai di seputar stasiun kereta api, terminal bus dan jalan tol. namun yang unik dari tahun ini, yang gw sendiri baru ngalamin adalah lautan mudik motor. Mungkin mereka mereka itu berpikir lebih praktis dari segi waktu (anti macet), juga ekonomis..yah wajar sih dimana harga-harga tiket melambung tinggi di tangan para calo. kalo ekonomis wahh itu udah pasti! gw sendiri sebagai pengguna motor merasakan "manfaat" yang satu itu. cuma yang gw heran dan takjub adalah ketahanan fisik mereka itu lho. Coba bayangin paling enggak mereka menempuh minimal 3 jam perjalanan, sementara gw yang ke kantor cuma menempuh sekitar sejam-an perjalanan punggung kerasa pegel-pegel padahal cuma bawa tas doang. Lha mereka itu bawa istri, anak, tas, oleh-oleh dll. Menakjubkan... secara jasmani dan rohani, semangat mereka untuk bertemu sanak saudara, kerabat dan handai taulan di kampung sana. Kayaknya gw juga mesti bersyukur dikasih pemandangan kayak gitu. Mungkin disatu sisi tidak ada pilihan secara ekonomi mereka harus memakai kendaraan yang satu itu, namun disisi lain semangat hablumminannasnya begitu tinggi. yah kita kudu ngeliat kebawah kali yaa masih banyak yang terpaksa pulang bersusah-susah sementara kawan-kawan gw yang lain yang punya roda 4 kadang pada males mudik...(END OF CHAPTER #1)

Pengendara mudik motor di daerah pantura

1 comments:

Bujubunengalabuset said...

Hati hati.. jangan sampay tertantang untuk mengikuti.. ingat kerentaan mu kini..

 
Toggle Footer
TOP